Senin, 07 September 2009

materi virus

RINGKASAN :
VIRUS
Virus dan Monera merupakan makhluk hidup renik atau mikroorganisme yang hanya dapat dilihat jelas dengan mikroskop. Ukuran sangat kecil (  2-20 milimikron, 1 milimikron = 0,001 mikron)
Ciri – ciri :
 Hanya hidup pada jaringan hidup
 Tidak mempunyai protoplasma
 Dapat dikristalkan
 Mempunyai bahan inti asam nukleat berupa DNA atau RNA yang dibungkus protein
 Dapat bereproduksi secara transduksi

Virus
Kata virus berasal dari bahasa latin yang berarti racun. Ilmu yang mempelajari virus adalah Virologi. Orang yang pertama kali menemukan virus adalah Iwanowski dan Beyerinck, yang menemukan bercak-bercak kuning (mosaik) pada tembakau. Dan pada tahun 1935, Werdell Stanley menjadi orang pertama yang berhasil melihat virus penyebab penyakit mosaik pada tembakau (Tobacco Mosaic Virus) dengan menggunakan mikroskop elektron.
Virus dikelompokkan berdasarkan beberapa cara, antara lain berdasarkan inang/organisme yang ditumpangi yaitu :
1. Virus tanaman, contoh :
• Mosaic (penyebab bercak-bercak kuning) menyerang tembakau (Tobacco mosaic), buncis (Bean mosaic dan Bean Yellow mosaic), gandum (wheat mosaic), tebu (sugar cane mosaic).
• CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration), menyerang pembuluh tapis (phloem) tanaman jeruk.
• Tungro pada padi yang dibawa oleh wereng
• Potato Yellow dwarf pada kentang
2. Virus hewan, contoh :
• NCD (New Castle Disease) tetelo pada ayam
• Rhabdo virus menyebabkan rabies (anjing gila) yang juga bisa menyerang manusia, dapat dicegah dengan vaksin rabies yang ditemukan oleh Louis Pasteur (1881), contohnya RIG (Rabies Immune Globulin) atau HDCR (Human Diploid Cell Rabies).
• FMD (Food and Mouth Disease) menyerang mulut dan kuku sapi
3. Virus pada manusia, contoh :
• HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sel T lymphosit menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).
• Virus Hepatitis
• Penyebab hepatitis A adalah virus RNA dan hepatitis B adalah virus DNA yang menghancurkan lobulus dan nekrosis pada hati.
• Virus polio, Picoma virus
• Menyebabkan polyomyelitis yaitu kerusakan sel-sel syaraf (neuron). Bisa dicegah dengan vaksin polio secara oral (melalui mulut) yang ditemukan oleh Jonas Salk (1953).
• Togo virus, virus Dengue
• Menyebabkan demam berdarah (DHF = Dengue Hemoragic Fever) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypty.
• Prox virus
Menyebabkan campak dan cacar. Penyakit cacar dapat dicegah dengan vaksin cacar yang ditemukan oleh Edward Jenner.
• Herpes virus
Menginfeksi mulut dan kelamin
• Adeno virus
Menginfeksi usus dan alat pernapasan, penyebab kanker
• Myxo virus
Menyebabkan influenza
• Retrovirus
Menyebabkan tumor kelenjar susu, leukimia
• Virus penyebab tracom (penyakit mata), ebola (Filovirus), virus SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) menyerang saluran pernapasan
4. Virus pada bakteri, contoh :
• Bakteriofage/bakteriofage T4
• Ditemukan oleh d’Herelle (1917) menyerang atau parasit pada bakteri Escherichia coli.
• Bentuk-bentuk dari virus adalah :
• Bola seperti pada virus influenza
• Kotak
• Jarum/batang pada virus mozaik
• Bentuk T pada virus bakteriofage
• Contoh bentuk virus










Gambar Virus Bakteriofage

• Reproduksi virus
Didalam tubuh inang virus berkembang biak dengan cara transduksi/proliverasi/
replikasi melalui daur litik dan lisogenik.
• Contoh daur litik adalah daur hidup bakteriofage









Keterangan :
1. Adsorpsi
Mula-mula virus menempel pada dinding bakteri dengan ujung ekornya
2. Penetrasi
Virus memasukkan DNA/RNA ke sitoplasma sel bakteri
3. Eklipase
DNA/RNA virus melumpuhkan DNA bakteri ; selanjutnya mengambil alih fungsi kontrol untuk mengendalikan pembentukan virus baru.
4. Replikasi/pembentukan virus baru
Komponen-komponen virus yang baru terbentuk dalam sel bakteri dirakit kembali dan terbentuklah banyak Bakteriofage yang baru
5. Lisis/pemecahan sel inang
Bakteriofage-bakteriofage yang baru melepaskan diri dari bakteri sehingga menyebabkan sel bakteri pecah (lisis)
• Daur lisogenik
- Virus menginfeksi sel yang kuat dengan cara menginjeksi asam nukleat (DNA/RNA) ke sitoplasma sel
- DNA virus tidak mampu menghancurkan DNA sel, maka DNA virus berinfiltrasi bergabung dengan DNA sel tersebut
- Pada saat sel membelah maka secara tidak langsung DNA virus juga ikut membelah
- Dengan demikian virus dapat memperbanyak diri